Welcome Myspace Comments

Selasa, 14 Mei 2013

Kumpulan Dongeng Lagi


Hai, pemuja dongeng. Kembali saya me-repost kumpulan dongeng. Berikut daftar ceritanya:
- Anak Katak yang Sombong dan Anak Lembu
- Raja yang Bodoh
- Biji-Biji Burung Gereja
- Peri dan Hutan Berkabut
- Raja Telinga Keledai
- Raksasa Egois
- Dongeng Asal Mula Dua Belas Shio Binatang.
Semoga bisa menghibur, menjadi bahan referensi, atau untuk hal yang berguna. Selamat menikmati .

Jumat, 12 April 2013

Puisi Anak

ANAK MANDIRI

Inilah cara kami
Bersihkan rumah kami
Membersihkan sendiri
Tapi hati-hati

Inilah cara kami
Rapikan mainan kami
Merapikan sendiri
Tapi hati-hati

Inilah cara kami
Memakai baju kami
Memakainya sendiri
Tapi hati-hati

Senin, 15 Oktober 2012

Kumpulan Dongeng Terkenal Dunia


Inilah kumpulan dongeng-dongeng yang sudah melegenda di dunia hasil terjemahan saya pribadi.
Semoga bisa dinikmati dan tunggu dongeng lainnya...

Kamis, 19 Juli 2012

Rupanya SPIDERMAN Itu Adalah Muridku!!!


Hari itu, tanggal 16 Juli 2012, adalah hari pertama sekolah untuk tahun ajaran yang baru. Aku lebih memilih duduk melihat satu per satu murid-muridku yang berdatangan sambil menunggu senyum, sapaan dan salaman khas malaikat kecil yang menjadi kesukaanku selama menjadi guru. Kuperhatikan sedetail mungkin perubahan yang terjadi pada mereka sejak terakhir bertemu sekitar hampir sebulan.
Sebenarnya penyebab utama aku memilih duduk dibandingkan menyambut mereka di depan pintu seperti biasanya adalah karena kesedihan itu masih ada. Yang kumaksud adalah kesedihan karena murid-muridku tahun ajaran lalu tak lagi dibawah tanggung jawabku tahun ini. Padahal mereka hanya naik tingkat dari Kindergarten 1 ke Kindergarten 2. Hhah, perasaanku seperti seorang ayah sedang melepas anaknya yang baru saja menikah.
Ssst, he is The Spiderman...
Louis Carlos, salah seorang muridku tahun lalu yang sukses menancapkan bermacam memori di otakku, baru saja datang dengan langkah unik yang menurutku satu-satunya di dunia. Aku terkejut dengan perubahan tubuhnya yang semakin kurus dan wajahnya yang jauh dari gambaran ceria. Lalu aku memanggilnya dan memintanya duduk di sampingku.
“Louis kenapa makin kurus? Padahal dulu sudah kurus. Louis jarang makan, ya?” Tanyaku. Ia tidak langsung menjawab, malah memandang ke arah lain dengan wajah yang masih cemberut.
“Sir.” Katanya seperti ingin membicarakan hal yang penting.
“Kenapa Louis?” Aku mulai cemas. Jangan-jangan ia baru saja dimarahi orangtuanya atau ada masalah yang serius terjadi dirumahnya dan ia menyaksikannya. Ternyata...

Rabu, 04 Juli 2012

Kumpulan Dongeng Bobo

Berikut ini adalah beberapa dongeng yang pernah diterbitkan di majalah anak terkenal, BOBO. Gue juga dapat repost dari situs ini. Semoga dapat bermanfaat :)

Selasa, 03 Juli 2012

Kisah Dua Penebang Pohon


Suatu hari seorang saudagar kayu sedang mencari beberapa penebang pohon. Maka akhirnya didapatlah dua orang penebang bernama si Kurus dan si Gendut. Di hari pertama mereka bekerja, si Gendut langsung menebang pohon dengan semangat. Sedangkan si Kurus duduk santai terlebih dahulu sambil mempersiapkan kapaknya. Hari itu si Gendut mampu menebang dua puluh batang pohon dan si Kurus hanya lima batang. Sang saudagar memuji hasil kerja si Gendut sehingga membuatnya sangat bangga.
Esoknya, mereka kembali bekerja. Sama seperti sebelumnya, si Gendut langsung menebang pohon dengan semangat dan si Kurus mempersiapkan peralatannya dengan santai. Hari itu hasil pohon yang mereka tebang berubah. Si Gendut menebang enam belas batang pohon dan hasil tebangan si Kurus meningkat menjadi delapan. Esoknya dan esoknya lagi juga terjadi seperti itu. Hasil tebangan si Gendut semakin menurun. Berbeda dengan hasil tebangan si Kurus yang terus meningkat hingga lebih banyak dari si Gendut.

Pemburu yang Bodoh



Dahulu kala hiduplah seorang pemburu handal bernama Usop. Meskipun hebat dalam berburu dan menjerat binatang, ia sangat bodoh dan miskin. Ia hanya berdua dengan ibunya yang sudah tua renta dan sakit-sakitan.
Suatu hari, ibunya sedang sakit dan tak mampu bekerja. Tak ada lagi bahan makanan yang bisa ia masak untuk makan mereka. Kemudian ia berkata pada Usop, anaknya, “Nak, pergilah berburu ayam hutan agar kita dapat makan.”
Kemudian Usop menuruti perintah ibunya. Ia memasang jerat di tengah hutan. Lama ia menunggu, akhirnya seekor rusa yang gemuk dan sehat masuk dalam jeratnya. Usop teringat permintaan ibunya dan melepas rusa tersebut lalu memperbaiki jeratnya. Hingga malam tiba, seekor ayam hutan pun tak berhasil ia jerat. Lalu ia pulang dan menceritakan hal yang terjadi hari itu pada ibunya.
“Bodoh! Kenapa kau lepas rusa itu? Besok jika ada lagi rusa yang terjerat, kamu bawa saja pulang.” Bentak ibunya.